clik gambar ini !!!!!!!!

clik gambar ini !!!!!!!!
tdi-nurullah.com layanan on line

web site baru di :

http://tdi-nurullah.com

Senin, 11 Agustus 2008

Fadilat Bacaan Al Qur`an


Fadilat Bacaan Al Qur`an
إِنَّ الَّذِينَ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً يَرْجُونَ تِجَارَةً لَنْ تَبُورَ(29)لِيُوَفِّيَهُمْ أُجُورَهُمْ وَيَزِيدَهُمْ مِنْ فَضْلِهِ إِنَّهُ غَفُورٌ شَكُورٌ(30)
Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karuniaNya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. QS Fatir 29-30
Syafaat bacaan Qur`an
Dari Abu Umamah ra berkata, saya mendengar rasulullah saw bersabda,`` selalulah membaca al Qur`an, karena ia akan memberi syafaat nanti di hari kiamat. HR. Muslim
Manusia Utama
Dari Usman Ibnu Affan dari nabi saw bersabda,`` sebaik-baiknya orang di antara kalian adalah orang yang belajar Al Qur`an dan yang mengajarkannya. HR. Bukhari Muslim.
Kekasih Allah
Dari Anas ra berkata, bersabda rasulullah saw,`` sesungguhnya Allah memiliki dua keluarga diantara manusia. Para sahabat bertanya, siapakah keluarga itu ? beliau menjawab,``ialah orang-orang ahli al Qur`an dan orang-orang yang diistimewakan. HR An Nasaa`i dan Ibnu Majah.
Beroleh ketenangan dan Rahmah
Dari Abu Hurairah ra, bahwa rasulallah saw bersabda,`` tidaklah berkumpul suatu jamaah di suatu rumah dari rumah Allah di mana mereka membaca Al Qur`an melainkan akan diturunkan kepada mereka ketenangan, dihujankan rahmah dan diliputi para malaikat dan Allah menyebut dirinya di sisiNYA. HR. Muslim.
Fadilat satu huruf
Dari abdullah Ibnu Mas`ud berkata, bersabda rasulullah saw,`` siapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah maka baginya satu kebajikan. Dan kebajikan itu dengan sepuluh permisalan. Tidaklah aku mengatakan bahwa kalimat aliflammiim adalah satu huruf melainkan sebenarnya alif itu satu huruf, lam itu satu huruf dan mim itu satu huruf. HR Hakim. Dala hadis lain bahwa satu huruf dari al Qur`an adalah sepuluh kebajikan.
Fadilat Mendengar bacaan Al Qur`an
Dari Abu Hurairah berkata bahwasanya rasulullah saw bersabda,`` barangsiapa yang mendengarkan suatu ayat dari al Qur`an maka dicatatlah baginya suatu kebajikan (pahala) dan boleh jadi dilipatgandakan. Dan barangsiapa yang membacanya maka baginya adalah nur di hari kiamat. HR. Ahmad
Nur langit bumi
Dari Abu Zar ra berkata, wahai rasulullah, berilah aku nasehat. Lalu beliau rasulullah saw bersabda,`` bertaqwalah karena taqwa itu pokok segala urusan. Lalu aku berkata,`` tambahkanlah lagi nasehatnya. Lalu beliau bersabda,`` hendaknya engkau selalu membaca al Qur`an karena ia akan menjadi nur bagimu di bumi dan menjadi simpanan (pusaka doa) di langit. HR Ibnu Hibban.
Tercapainya maksud
Dari Abu Said ra berkata, bersabda rasulullah saw,`` Allah berfirman,`` barangsiapa yang menyibukkan dirinya dengan al Qur`an atas segala masalahnya maka Allah akan memberinya lebih mengutamakannya dari orang-orang yang meminta dan siapa yang mengutamakan kalam Allah di atas segala perkataan maka Allah melebihkannya atas makhluknya.
Perumpamaan orang mukmin
Dari Abu Musa al asy`ari ra berkata, bersabda rasulullah saw,`` permisalan seorang mukmin yang membaca Al Qur`an adalah laksana jeruk yang harum baunya dan di makan terasa lezat. Sedang orang mukmin yang tidak membaca Al Qur`an adalah laksana kurma yang tidak enak dicium baunya, hanya rasanya yang enak di makan. Dalam riwayat lain adalah ibarat kebun yang indah namun di makan terasa pahit. HR.Bukhari Muslim.
Fadilat 100 ayat malam hari
Dari Abu Hurairah ra berkata, bersabda rasulullah saw,` barangsiapa yang dapat memelihara solat wajib lima waktu maka tidaklah ia dicatat sebagai orang-orang yang lalai (gofil) dan barangsiapa yang membaca ayatul Qur`an 100 ayat pada malam hari maka dicatatlah ia menjadi golongan orang-orang yang taat. HR. Khuzaimah dan Hakim dengan syarat Imam Muslim.
Fadilat surat al Fatihah
Dari Abu Hurairah berkata ,``aku mendengar rasulullah saw bersabda,``Allah berfirman aku bersumpah bahwa solat seorang hamba denganku adalah masing-masing separohnya, dan bagi seorang hamba adalah apa yang dipintanya. Dalam riwayat lain, bahwa separohnya adalah bagiku yakni apabila ia berucap Alhamdulillah robbil aalamiin maka aku berucap hamidanii (benar terpujilah aku). Bila ia berucap ar rohmanir rohiim maka aku berkata telah memuji hambaku. Bila ia berucap Maalikiyau middiin maka aku berkata telah memuliakan hambaku. Maka apabila ia berucap iyaaka na`bu...dts maka separohnya untuk hambaku dan apa yang ia pinta. HR Muslim.
Dari Ibnu Abbas ra berkata, bersama kami Jibril as duduk di samping nabi saw. Beliau mendengar suara dan beliau mengangkat kepalanya (untuk melihat ke atas) kemudian beliau bersabda,`` ini adalah malaikat yang diturunkan ke bumi, tidaklah ia diturunkan kecuali pada hari tertentu, maka sejahteralah. Lalu Jibril berkata,``bergembiralah kamu dengan dua cahaya, di datangkan keduanya yang tidak di datangkan kepada nabi sebelum engkau yaitu fatihatul kitab (surat al fatihah) dan penutup surah al Baqarah, tidaklah yang membacanya satu huruf daripadanya melainkan akan diberi.`` HR Muslim.
Dari Anas ra berkata, seorang lelaki datang kepada nabi saw dan meminta diajarkan bacaan. adalah nabi saw bersabda,``apakah engkau ingin aku ajarkan suatu yang paling utama dalam Al Qur`an. ? orang itu menjawab, ``benar`` nabi bersabda : ``bacalah Alhamdulillahi robil aalamiin dst (al fatihah). HR Ibnu Hibban dan Hakim.

Jumat, 08 Agustus 2008

Kumpulan Doa


Diriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a katanya: Nabi s.a.w selalu berdoa setiap kali mendapat kesusahan. Di mana doa
nya:
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَرَبُّ اْلأَ رْضِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ
LAA ILAAHA ILLALLAAHUL ADZIMUL HALIIM, LAA ILAAHA ILLALLAAHU ROBBUL AR SYIL ADZIIM, LAA ILAAHA ILLAL-LAAHU ROBBUS SAMAA WAATI WAROBBUL ARDHI WAROBBUL ARSYIL KARIIM.
Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Agung Lagi Maha Bijaksana. Tiada Tuhan selain Allah Tuhan Arsy Yang Maha Agung, Tiada Tuhan selain Allah Tuhan langit dan bumi dan Tuhan.

Doa Nabi Sulaiman as
(doa agar diri selalu pandai bersyukur dan berterima kasih serta selalu dalam ridho Allah)
رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَدْخِلْنِي بِرَحْمَتِكَ فِي عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ
maka dia tersenyum dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdo`a:
Rabbi awji`nii an asykura ni`mataka allatii an`amta alayya wa ala waalidayya wa an a`mala soolihan tardhoohu wa adkhilnii birahmatika fii ibaadikas soolihiin.
"Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri ni`mat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". QS An Namal 19

Kesaksian & Pengalaman



Nama : H.Usman
Kelahiran : Lamongan
Pekerjaan : Levaransir Batu Gunung
Domisili : Jl. Desa Sei Pantai RT.3 No.6 Marabahan
Telpon : 0825119175
Data/Info : 08/08/2008
Di bulan Desember 1999, saya pernah dikeroyok orang yang jumlahnya lebih dari dua puluh orang yang sebagian besar anak buah saya dalam pekerjaan. Mereka rata-rata menggunakan senjata. Entah apa sebabnya, di antaranya mungkin menyangkut persaingan tempat saya bekerja. Saat dikeroyok saya sempat minta kepada Allah agar mereka yang mengeroyok tidak celaka. Akibatnya mereka dengan segala upaya dan daya serta bermancam senjata tajam dan kayu pemukul menghajar saya sementara saya hanya merasakan saja ulah mereka. Yang terjadi justru sangat aneh, beberapa buah pisau yang mereka tusukkan ke tubuh saya berakibat melengkung/bengkok, sebagian mereka terlempar, memukul dengan tangan terasa kesakitan. Maha Besar Allah yang menolong saya dan mengabulkan kehendak saya agar mereka tidak celaka karena sebagian mereka merupakan anak buah saya bekerja. Setelah kejadian itu beberapa jam saya pulang, saya kembali lagi ke tempat itu, mereka yang melihat saya datang pada lari. Akhirnya mereka mengajak saya berdamai. Seandainya saya melawan saat itu, mungkin akan banyak sekali yang celaka.
Kejadian lain, saya sudah beberapa kali melakukan/mempraktekkan kemampuan pengobatan. Dari masalah sakit kepala, sakit gigi, orang pingsan, orang akibat kecelakaan-pembengkakan, dll. Di antara upaya pengobatan tersebut, saya merasakan di telapak tangan saya ada daya sedot yang kuat yang mengakibatkan penyakit dan rasa sakit pasien menjadi sembuh dari sakitnya.
Saya pernah juga mengisi kekuatan/daya dalam kepada benda-mesin pompa air di rumah. Suatu hari ada orang yang ingin mengambil pompa air tersebut, kebetulan anak saya mengintip pencuri tersebut, anehnya kata anak saya, pencuri tersebut ketika hendak mengambil pompa air tersebut beberapa kali tubuhnya terduduk tanpa dapat mengangkat pompa air tersebut hingga akhirnya ia mengurungkan niyatnya untuk mencuri. Kejadian lain juga pernah terjadi di pagar rumah belakang tempat tinggal saya, karena telah saya isi daya kekuatan, suatu hari ada pencuri ingin mencuri ayam milik saya, tiba-tiba malam itu terdengar bunyi orang jatuh. Setelah saya periksa ternyata memang ada bekas orang jatuh. Maha Agung Allah
Kejadian lain di bulan 15 April 2000, saya memiliki dua gerobak yang berada di daerah Sei. Gampa. salah satunya saya isi/titipi kekuatan, yang satunya tidak saya isi. Anehnya, semua gerobak tetangga kerja saya semuanya diambil pencuri plus sebuah gerobak saya yang memang tak saya isi. Sementara sebuah gerobak yang telah saya isi kekuatan tidak hilang, padahal tempatnya bersamaan dengan gerobak-gerobak lain tetangga kerja saya yang semuanya hilang.Maha Suci Allah yang selalu menolong hambaNYA yang minta tolong kepadaNYA.
Saya juga pernah ingin diperas oleh orang jagoan di Kapuas setelah mengambil uang di Bank BDN Kapuas sebesar Rp. 60.000.000,- kira-kira tanggal 25 Desember 1999 Namun karena pengambilan itu diketahui orang tersebut akhirnya saya diperasnya untuk mengeluarkan uang Rp. 2.000.000,-. Saya dengan sikap lembut saya katakan untuk memberinya Rp. 150.000,- hingga saya ingin beri Rp. 200.000,-, namun ia bersikeras ingin minta Rp. 2.000.000,- (dua juta rupiah). Sayapun terpaksa memerintahnya untuk duduk di tempat dan orang tersebut tanpa sadar mengikuti perintah saya sehingga saya tinggalkan pergi sementara saya tak mengasihnya uang sedikitpun. Padahal orang tersebut terkenal suka memeras dan jagoan di tempatnya. Saya sempat berpikir kalau-kalau saya nanti pergi ke Kapuas dan bertemu lagi dengannya mungkin akan ditagihnya lagi atau justru akan menganiyaya saya, tetapi ternyata ketika saya berada di Kapuan, dia tak melalukan sesuatupun terhadap diri saya. Rupanya dengan izin Allah, TDI-N saya tetap berfungsi. Maha Besar Allah.
Zainuri (Banjarmasin)
Saya banyak memiliki pengalaman dalam bidang pengobatan. Bahkan sekarang ini boleh dikata sebagai orang yang biasa diminta pertolongan untuk pengobatan. Dengan teori yang ada pada TDI-N saya telah sekian lama mempraktekkannya, baik untuk diri saya, keluarga dan orang lain. Dari persoalan penyakit-penyakit medis seperti sakit perut, mag, liver, sakit kepala berat/menahun dan ringan, darah tinggi-strok, kolestrol, dll. Bahkan berbagai penyakit yang aneh-aneh dan penyakit non medis. Saya yakin benar, Allah pasti akan menolong bila kita mau mencari jalan pertolonganNYA.
Menyangkut pengalaman bela diri dalam TDI-N, saya beberapa kali melerai orang yang sedang berkelahi. Salah satunya kira-kira di bulan Pebruari 2000 yang lewat, di dekat rumah saya ada orang sedang hendak dikeroyok dua orang (pasangan suami istri). Saya mendengar ada tetangga berucap minta tolong, sayapun langsung mendatangi kejadian. Saat itu memang pasangan suami istri tersebut sudah mendekat, tanpa banyak berpikir saya mendekati pihak yang ingin di aniyaya untuk menyabarkan kedua belah pihak. Entah bagaimana, pasangan suami istri tersebut tiba-tiba mengambil kayu balokan dan memukul orang yang saya dekati tersebut. Tapi anehnya, tangan suami-istri yang ingin memukul tadi justru tak dapat bergerak atau setiap kali mereka ingin mengayunkan kayunya selalu tertahan hingga jatuh kayu balokan tersebut. Akhirnya mereka saya suruh pulang sehingga penganiyayaan tidak terjadi. Rupanya pertolongan dan perlindungan Allah sangat cepat tiba, meskipun saat itu saya tak terpikir untuk memanfaatkan TDI-N, baru setelah kayu balakon di ayunkan kepada orang yang ingin dianiyaya saya terpikir untuk menggunakan TDI-N. Allah Maha Besar dengan PertolonganNYA.
Sebelumnya saya juga pernah melerai orang yang setengan gila dipukul banyak orang, orang setengah gila tersebut memang sebelumnya mengamuk dan memukul beberapa orang, karuan saja orang-orang menyerang dan memukulnya. Saat itulah saya melihatnya dan secepatnya menarik tangan orang setengah gila tersebut untuk menghindar. Namun beberapa orang masih memukul hingga menusukkan dengan pisau ke tubuhnya. Namun, berkat perlindungan Allah, secara naluri saya tidak reda jika orang menusuk dengan pisau, apa yang terjadi ? pisau tersebut mengenai tubuh orang setengah gila tersebut tapi ia tidak merasakan apa-apa, ibaratnya saat itu secara otomatis tubuhnya menjadi kebal senjata dan pukulan. Barulah saya secara tegas dengan kata-kata untuk melerai masa hingga orang setengah gila itu dapat pulang dengan selamat.
Dengan beragam kejadian tersebut saya sadar bahwa sistem TDI-N memberikan jalan datanganya Pertolongan dan Perlindungan Allah bukan hanya untuk diri kita tetapi juga untuk membantu menolong orang lain, baik itu bersifat pengobatan maupun dari penganiyayaan orang lain.

Rabu, 06 Agustus 2008

Mengapa Dilarang Memakai Zimat?



Di masa Rasulullah saw, azimat sering diistilahkan dengan ”alaqah” artinya gantungan, yakni sebuah benda yang biasanya digantungkan di leher seseorang, baik pada anak kecil maupun orang dewasa. Dalam perkembangannya tidak hanya digantungkan di leher tetapi juga diikat di pinggang. Terkadang digelangkan di tangan, digantung di atas pintu rumah, dikubur (ditanam) di sekitar tempat tinggal atau sesuatu benda yang dimasukkan ke dalam tubuh (susuk). Istilah lain azimat juga diartikan dengan tangkal. Tujuan kesemuanya adalah untuk menjaga diri dari kejahatan orang, keselamatan, dan terhindar dari marabahaya. Padahal benda-benda tersebut tidak bermakna kecuali kesesatan yang nyata. Seorang muslim diajarkan bahwa yang dapat memberikan keselamatan itubukan benda-benda yang digantungkan tersebut (azimat), tetapi adalah Allah.
Uqbah Ibn Amir meriwayatkan bahwa ada sepuluh orang berkendaraan unta datang kepada Rasulullah saw untuk berbaiat diri (melakukan pernyataan tanda setia). Salah seorang di antara mereka tidak dibaiat oleh Rasulullah saw karena di lengannya ada tangkal / gantungan (azimat). Kemudian orang itu membuangnya dan barulah Rasul saw membaiatnya dan berkata :
“Barangsiapa yang menggantungkan (tangkal / azimat), maka sungguh ia telah menyekutukan Allah / berbuat syirik”.(HR. Imam Ahmad dan Hakim)
Dari Imran Ibnu Husain bahwa Rasulul saw pernah melihat di lengan seorang laki-laki ada gelang semacam kuningan, kemudian Rasul saw bertanya, “Celaka kamu, gerangan apa ini ?”, orang itu menjawab, “Ini wahinah (zimat untuk melemahkan orang lain)”, Rasulpun berkata, “Dia (wahinah) tak akan menambah kekuatan kamu kecuali kelemahan, karenanya buanglah, sebab jika kamu mati sedang wahinah ini masih ada padamu maka kamu tak akan bahagia selama-lamanya”.(HR. Ahmad, Ibnu Hibban, dan Ibnu Majah)
Di lain kesempatan Rasul saw mengatakan :
“Barangsiapa yang menggantungkan tangkal / azimat maka, Allah tidak akan menyempurnakan imannya dan siapa yang menggantungkan wahinah, maka Allah tidak akan menerima do’anya”.(HR. Imam Ahmad dan Abu Ya’la)
Dalam riwayat Ibnu Mas’ud disebutkan :
“Saya mendengar Rasul saw bersabda”, sesungguhnya tangkal, zimat, tiwalah adalah syirik. Bertanyalah para sahabat, “Wahai Aba Abdirrahman, kami sudah mengetahui tangkal dan zimat, tetapi apakah yang dimaksud dengan tiwalah itu ? Rasul saw menjawab bahwa suatu benda yang telah diperbuat oleh seorang perempuan agar selalu dicinta oleh suami mereka.(HR. Ibnu Hibban dan Hakim)
Sebagian di massyaralat kita zimat masih diperpegangi. Bahkan mereka mengganti tulisan-tulisan di dalamnya dengan ayat-ayat Al Qur’an atau nama-nama Allah, terkadang mencampurkannya. Sekalipun telah bertuliskan ayatul Qur’an tetap saja meragukan dan memungkinkan orang untuk terjerumus ke dalam syirik. Karena secara otomatis pemakainya akan mengagungkan benda tersebut, bahkan bila tak terbawa (ketinggalan) benda tersebut justru menjadi lemah keyakinan. Ini jelas membuat lupa kepada Allah sebagai tempat bertawakkal tetapi justru bertawakkal kepada benda. Jika ia bertawakkal kepada Allah (seperti membaca do’a / zikir), maka pastilah ia tidak memerlukan benda-benda (zimat) tersebut.